Posts

Showing posts from April, 2011

Meninggalkan April

Besok kita semua akan mulai menjalani bulan baru yaitu Mei, itu artinya malam ini adalah momen-momen terakhir di bulan April. Untuk sedikit merenungkan apa yang telah gua kerjakan selama sebulan kemarin, gua pun menulis ini. April mengajarkan gua untuk kerja keras dan berusaha, gua pun menjadi tahu nikmatnya sesuatu yang didapatkan dari sebuah jerih payah. Semoga di bulan Mei, gua mendapatkan itu semua, hasil manis yang akan gua petik dari semua usaha yang gua lakukan di bulan sebelumnya. Gua udah berusaha mengerjakan EP dengan tekun dan berharap di bulan Mei ini bisa rilis. Gua mendaftarkan diri dengan susah payah dan datang ke seminar-seminar tentang Sekolah di Luar Negeri dengan harapan di bulan Mei ini ada setidaknya 2 saja usaha gua untuk berangkat ke luar negeri yang sukses. kenapa 2? karena 1 lagi insya Allah udah bener-bener dapat dipastikan jadi yaitu Sommerkurse . Sejujurnya untuk mencapai mimpi, gua mencoba segala kesempatan yang datang dengan harapan salah satu darinya bis...

Sedikit Kecewa

AC Milan semakin dekat dengan gelar juara tahun ini, kemenangan terakhirnya atas Brescia kemarin boleh jadi penguat kepastian AC MIlan mendapatkan Scudetto Serie A musim ini. Milanisti di seluruh penjuru dunia pastinya akan semakin rajin pula menonton AC Milan bertanding karena tidak sabar melihat tim kesayangannya menjadi juara. Apalagi jika saingannya, Inter Milan dan Napoli mengalami kekalahan, AC Milan dapat fokus ke Coppa Italia. Jika AC Milan mendapat 2 gelar sekaligus musim ini, mungkin bisa sedikit mengobati kegagalan di Liga Champions kemarin. Pertandingan terdekat AC Milan sendiri dari hari ini adalah besok malam yaitu melawan Bologna, gua yakin akan meraih poin penuh pada laga itu. Hanya saja gua sedikit kecewa sama salah satu stasiun televisi lokal yang berkemungkinan 99% tidak menayangkan laga tersebut, jadi Milanisti dipaksa harus streaming. Disini gua sedikit kecewa, kenapa di saat AC Milan sudah sangat dekat dengan gelar juaranya malah ada aja kendala yang mempersuli...

Mencoba Mengalahkan Diri Sendiri

SUngguh sesuatu yang langka gua jam segini gua sudah di rumah. Hari ini gua sudah benar-benar mau mengalahkan diri sendiri, yaitu mengalahkan kemalasan yang ada di dalam diri gua dengan semangat berangkat ke sekolah, tapi yang terjadi ketika gua sudah benar-benar semangat untuk menuntut ilmu, gua harus pergi meninggalkan kelas karena gua mengikuti lomba O2SN tingkat SMA se-Jakarta Timur. Gua lupa hari ini lombanya diadakan, harusnya gua berangkat dari rumah dengan persiapan, seperti sepatu, baju ganti, dan lain-lain, tapi ini gua benar-benar murni hanya persiapan untuk menuntut ilmu di kelas. Gua begitu yakin lombanya akan diundur, karena gua baru diberi latihan 1 kali dan katanya latihan keduanya akan diberitahu selanjutnya. Nyatanya, latihan kedua gak pernah ada, sampai akhirnya tiba-tiba gua harus berangkat ke Velodrome Rawamangun tanpa persiapan untuk lomba. Untungnya ada Unggul, jadi soal transportasi sudah pasti aman. Disana pun gua meminjam celana olahraga ke teman gua yang mem...

Hari Terakhir

Ini adalah hari minggu dan benar-benar hari terakhir, bukan dari hidup gua tapi dari liburan gua. Wah malasnya kalo mengingat besok adalah hari senin dan kembali beraktivitas, bertemu tugas, bertemu ulangan, dan lain-lain sebagainya yang menyusahkan. Tapi demi masa depan, semua itu harus dilewati. Untung saja hari ini ada kabar bagus, Operator menelfon gua dan memberi tahu kalo EP sudah selesai dimaster alias siap diperbanyak! Menurut gua ini bisa jadi sedikit pengobat rasa kecewa akibat berakhirnya liburan. Semenjak di SMA, entah kenapa gua ngerasa waktu liburan itu menjadi sangat mahal, rasa-rasanya sedikit lagi gua akan terkena Didaskaleinophobia .

Hiburan di Akhir Liburan

Hari ini sangat abstrak, gua bangun tidur, sudah harus berusaha untuk mencari tumpangan, karena hari ini guru PKN memberi amanah untuk angkatan 2013 SMA 61 Jakarta untuk ke Museum Purna Bhakti Pertiwi yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah. Disana kita dibagikan selembaran untuk diisi, semacam tugas liburan. Gua pun mendapatkan tumpangan dari Didik, Alhamdulillah itu sudah sepaket mulai dari berangkat, makan siang, sampai akhirnya pulang. Sepulang dari sana, Arvel dan Kevin mengajak jalan ke Central Park, gua pun yang kebetulan lagi bosan, berangkat menggunakan busway dengan duit pas-pasan. Hanya menghabiskan Rp 10.000,-, gua pun sampai disana kurang dari 1 jam, lalu kita jalan, sampai akhirnya bosan dan kita ingin menonton. Sayangnya untuk menonton di Blitzmegaplex Central Park, duit gua gak cukup, untung saja Kevin dan Arvel pengertian. Akhirnya, kita pindah ke XXI Senayan City yang harganya lebih bisa dijangkau oleh kantong pelajar. Kita menonton Creek, gua pun sangat terhibu...

Indahnya Perbedaan

Kemarin adalah hari paskah, dimana semua umat Kristiani di seluruh penjuru dunia merayakannya, entah dalam bentuk apa, gua kurang mengerti. Yang membuat gua tertarik adalah harinya jatuh tepat pada hari jumat, dimana kita semua tau jumat adalah hari besar umat Muslim. Gua jadi teringat natal beberapa tahun lalu yang jatuh pada hari jumat juga. Disini yang gua salut, kedua belah pihak baik umat Kristiani maupun umat Muslim, keduanya saling menghormati. Begitu pun yang terjadi kemarin, umat Muslim menghormati umat Kristiani yang sedang merayakannya dan umat Kristiani pun menghormati umat Muslim yang menunaikan solat jumat. Indahnya dunia kalo semua orang menjunjung tinggi indahnya nilai perbedaan. Subhanallah!

Kamis Terindah

Ketika terbangun dari tidur hari kamis kemarin, ayah langsung menanyakan kegiatan gua untuk hari itu. Mungkin dia jengkel juga ya setiap hari gua selalu punya acara dadakan. Gua pun menjawab hanya ada kursus Goethe nanti sore seperti biasa. Gua pun bangun dari tidur dan memulai untuk beraktivitas. Tiba-tiba orang dari seminar yang gua hadiri di Gedung HSBC Premiere Kuningan menghubungi gua dan menyuruh gua untuk mengikuti tes di Gedung Tamara Center Jendral Soedirman pukul 14.00. Kenapa harus mendadak seperti ini? Gimana gua jelasin ke ayah kalo seperti ini keadaannya? Akhirnya gua coba memberanikan untuk jujur, untungnya ayah mengerti dan langsung mengirim supir untuk menjemput gua lalu segera mengantar ke tempat tes, gua pun segera bersiap-siap. Mobil pun datang, gua pun segera berangkat. Tiba-tiba Qiqi menghubungi gua untuk mengambil Ready Stock Raglan A Road To Mayhem di McD Pangkalan Jati, terpaksalah gua mampir dulu, ya gua pikir tidak apa-apalah datang sedikit terlambat, toh te...

Cukup Baik

Image
Selasa kemarin, gua dan teman-teman semua bermain seharian dan sampai akhirnya sore hari kita menyewa lapangan futsal untuk bermain bersama menyambut Fajar yang baru saja pulang kesini. Kita pun bermain 2 jam penuh dari pukul 15.00 sampai 17.00 sampai-sampai gua lupa kalo hari itu gua harus kursus di Goethe pukul 18.30 sementara untuk menempuh perjalanan menuju Menteng yang super macet tidak bisa diprediksikan berapa lama. Mau tidak mau, sesuai prinsip gua sebelum daftar kursus di Goethe "Demi masa depan, gua siap capek!" akhirnya gua pun mulai mengendarai motor menuju rumah dengan stamina yang baru saja terkuras setelah futsal 2 jam non-stop. Gua langsung mandi dan bersiap-siap dengan kilat, lalu berangkat. Di jalan gua mengulang pelajaran pertemuan lalu dan mengerjakan PR seperti biasanya. Kuningan sangatlah macet seperti biasanya, itu sudah rahasia umum saya rasa. Akhirnya saya pun datang terlambat, untungnya guru saya memaklumi dan saya pun beradaptasi dengan topik yang ...

Selamat Ulang Tahun Kembali Sahabat-sahabatku

Setelah ulang tahun Fauzan, Hasbi, dan Afrizal yang beruntun di awal april, di pertengahan pun kembali ada 3 ulang tahun sekaligus dari sahabat-sahabat gua, yaitu Fachriza, Rifqi, dan Dhivo. 2 tahun yang lalu kita merayakannya secara bergantian, yang 3 awal dulu dihabisi, kemudian baru dilanjut 3 sisanya. Tapi setahun yang lalu langsung keenam-enamnya dibantai haha tapi rasanya tidak mungkin terulang tahun ini, mengingat sudah bisa berkumpul saja sudah syukur. Senin kemarin Fachriza merayakannya bersama kita semua di cafe terbarunya yang dibuat oleh ayahnya untuk bisnis kakaknya yang baru lulus SMA, sementara Rifqi merayakannya rabu kemarin di Simpur Kemang Pratama. Tinggal Dhivo yang belum merayakannya haha gua bener-bener udah lama tidak bertemu dengannya.

Tanpa Tujuan

Dimulai dari hari sabtu, sepulang gua menghadiri 2 seminar tentang kuliah di luar negeri yang diadakan di Goethe-Institut Menteng dan di Gedung HSBC Premiere Kuningan. Fauzan mengajak gua untuk menjemput Fachriza yang hari itu pulang dari Taruna Nusantara , gua pun menyanggupi dengan syarat jemput gua di Kuningan. Kebetulan dia tidak sendiri, dia bersama Abdi, Nanda Fais, dan Icha, jadi dia pun menyanggupi untuk menjemput gua. Gua menunggu lama di depan Gedung HSBC Premiere, tiba-tiba Fauzan seenaknya menyuruh gua ke depan Plaza Semanggi. What the fuck? Itu kan lumayan jauh. Tapi gua minta syarat, gua mau kesana asalkan gua gak perlu ikut patungan bensin. Gua pun berangkat menuju Plaza Semanggi menggunakan taksi dan disana bertemu mereka. Tanpa basa-basi kita pun bergegas menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk menyambut Fachriza yang baru pulang dari Magelang dengan kejutan, tapi sayangnya begitu kita baru saja sampai, Fachriza telah lebih dahulu pergi. Dia tidak tahu kita ingin memberi ...

Nikmatnya Dunia

Mungkin ini salah satu dari kelabilan gua, tapi mengingat umur gua masih 16 tahun, lumrah kan? Terkadang mengeluh soal hidup, tapi terkadang juga menikmati hidup sepenuhnya. Seminggu ini sampai minggu depan, sepertinya gua diberi kesempatan oleh Allah untuk bernafas lega dari kejamnya rutinitas dan segala persoalan hidup. Gua sepertinya akan bisa melakukan hal-hal yang gua suka, seperti hari ini contohnya, gua akan menghadiri 2 seminar tentang kuliah di luar negeri sekaligus, yang pertama diselenggarakan oleh Goethe Institut dan yang kedua diselenggarakan oleh British Council dan EF yang bekerjasama. Kemudian, besok teman-teman SMP gua yang di SMA Taruna Nusantara, akan pulang dan itu artinya gua akan menghabiskan waktu bersama mereka. Yang terakhir, proses EP yang sudah memasuki sesi Mastering. Jadi terkadang dipikir-pikir hidup ini gak selalu menyusahkan kok, selama kita bisa menikmati dan mensyukurinya.

Menjalani Hidup Memang Melelahkan

Seakan gak ada habisnya gua membicarakan tentang rasa lelah akan hidup ini. Jujur aja, sebenernya gua gak terlalu merasa terbebani sama rasa lelah ini, karena semua kesibukan yang gua lakukan, gua menikmatinya, tapi memang pada dasarnya gak ada orang yang bisa menikmati rasa lelah, itu yang membuat mengeluh menjadi hal yang manusiawi. Bukan berarti gua gak suka dengan semua yang gua kerjakan. Seperti minggu ini, Senin sampai Kamis seperti biasa gua menjalani aktivitas di sekolah, ditambah dengan futsal dan Kursus Bahasa Jerman. Lalu Jumat kemarin sepulang sekolah, gua bermain bersama teman-teman di Hoek, kemudian malamnya, kita bermain futsal, ditraktir oleh salah seorang senior, Ryannizar. Paginya gua pergi ke studio untuk memantau proses pengerjaan EP album, kemudian main ke rumah Anka, salah seorang teman gua yang mengadakan acara ulang tahun di rumahnya. Sampai malam ini, gua belum tidur, padahal besok gua harus bangun pagi untuk menghadiri presentasi tentang program AFS dan mengu...

Bina Antarbudaya

Setelah Sommerkurs , ada 1 lagi yang menggiurkan, yaitu AFS atau Bina Antarbudaya. Ini baru saja disosialisasikan oleh salah seorang senior yang merupakan alumni AFS sendiri. Dia telah pulang setelah 1 tahun di Pennsylvania. AFS sendiri menawarkan beberapa negara tujuan selain Amerika Serikat, seperti Jepang, Australia, dan beberapa negara di Eropa. Menurut guru gua, gua bisa memanfaatkan momen ini untuk menetap 1 tahun di Jerman, kalau nantinya keterima, Aamiin! Gua benar-benar terpacu. Gak masalah rasanya kalau gua harus menunda kelas 12 setahun nantinya. Sebenarnya dari segi umur gua emang rugi, tapi dari segi pengalaman? Gua jadi jauh lebih berpengalaman dibanding teman-teman gua nantinya. Gua juga sedikit optimis mengingat tujuan Jerman jarang diminati remaja, mereka lebih tertarik dengan Amerika atau Australia. Apalagi masyarakat Jerman juga gak banyak yang mau berbicara menggunakan bahasa Inggris, mereka terlalu angkuh dan bangga akan negaranya. Walaupun hati kecil gua juga ing...

Kasih Sayang Orang Tua pada Anaknya

Gua sudah cukup sering membahas tentang dia dalam tulisan-tulisan gua sebelumnya, tapi kali ini, gua mau berbagi sedikit tentang perjuangannya terhadap anaknya sendiri, yaitu gua. Teman-teman bilang gua harus bersyukur punya bokap yang asik seperti bokap gua, dan gua memang sangat bersyukur akan hal itu. Salah satu bentuk perjuangan bokap gua yang baru gua sadari, dan barangkali gak akan pernah gua lupa sampai kapan pun, adalah bokap gua gak pernah absen menonton gua setiap tampil bersama A Road To Mayhem. Saat A Road To Mayhem manggung pertama kali di acara Angel Form Hell , yang diadakan di daerah Kemang, bokap gua yang mengantar, dan dia menonton jarak yang agak jauh. Acara kedua, yaitu di Pensi Soulastic , yang diadakan oleh sekolah Dion dan Abe, SMP Al-Azhar 6 Jaka Permai. Bokap gua juga datang untuk menonton, walaupun hanya dari kejauhan. Selanjutnya ketika A Road To Mayhem diundang di MOE Cafe, sebuah cafe di bilangan Bintaro, gua memberitahu bokap gua, akan tetapi saat ...

Takut Sakit

Gua baru saja pulang dari sekolah. Hari ini gak ada yang menarik di sekolah. Gua ulangan bahasa Jerman dan alhamdulillah gua bisa mengerjakannya dengan cukup baik. Gua terlalu lelah sebenarnya untuk menjalani hari ini, mengingat apa yang telah gua lakukan akhir pekan kemarin. Sabtu malam, gua tampil bersama A Road To Mayhem di Parkit Dejavu. Cukup ramai dan seru, tapi hanya ada sedikit masalah, yaitu Kevin yang telat datang karena terlalu asik jalan-jalan, sehingga lupa kalau jalanan sepanjang Sudirman macet, tapi akhirnya dia datang dan kita pun tampil. Kali ini, ada sedikit yang berbeda, yaitu kita semua mengenakan kaos pemberian 177uminati Clothing yang telah resmi bekerja sama dengan A Road To Mayhem. Walaupun sedikit gak adil, karena baju untuk Kevin, Abe, dan Dion berwarna gelap semua, sementara untuk gua, berupa kaos raglan dengan warna biru langit (entah biru apa namanya) di bagian lengan dan kerah pink, tapi mengingat itu gratis, disyukuri saja. Setelah selesai tampil, gua pu...