Menjalani Hidup Memang Melelahkan

Seakan gak ada habisnya gua membicarakan tentang rasa lelah akan hidup ini. Jujur aja, sebenernya gua gak terlalu merasa terbebani sama rasa lelah ini, karena semua kesibukan yang gua lakukan, gua menikmatinya, tapi memang pada dasarnya gak ada orang yang bisa menikmati rasa lelah, itu yang membuat mengeluh menjadi hal yang manusiawi. Bukan berarti gua gak suka dengan semua yang gua kerjakan. Seperti minggu ini, Senin sampai Kamis seperti biasa gua menjalani aktivitas di sekolah, ditambah dengan futsal dan Kursus Bahasa Jerman. Lalu Jumat kemarin sepulang sekolah, gua bermain bersama teman-teman di Hoek, kemudian malamnya, kita bermain futsal, ditraktir oleh salah seorang senior, Ryannizar. Paginya gua pergi ke studio untuk memantau proses pengerjaan EP album, kemudian main ke rumah Anka, salah seorang teman gua yang mengadakan acara ulang tahun di rumahnya. Sampai malam ini, gua belum tidur, padahal besok gua harus bangun pagi untuk menghadiri presentasi tentang program AFS dan mengumpulkan formulir pendaftaran Bina Antarbudaya. Lalu, harus menyempatkan diri ke studio untuk revisi terakhir, sebelum sesi mastering. Hidup ini memang pada dasarnya melelahkan. Bayi menangis kejar ketika lahir, karena mereka belum siap akan rasa lelah yang akan dihadapi dalam hidupnya, tapi itulah hidup, mau gak mau, suka gak suka, harus dijalani. Hidup gak perlu takut akan lelah, nantinya ketika mati, kita juga akan istirahat panjang.

Comments

Popular posts from this blog

Hiburan di Akhir Liburan

Tanpa Tujuan

Selamat Ulang Tahun Kembali Sahabat-sahabatku