Tuhan Punya Rencana Misterius
Dalam
rangka menepati janji, gua kembali menulis. Alhamdulillah, saat ini gua
sudah berstatus mahasiswa di Universitas Gadjah Mada. Keliatannya mudah
ya? Cukup menghilang dan kembali lagi beberapa bulan kemudian dengan
menyandang status tersebut. Sejujurnya, terlalu banyak perjuangan dan
doa yang gak gua ceritatain disini. Banyak yang bilang, gua emang
termasuk orang yang beruntung dalam hal ini. Di saat banyak teman-teman
lain, yang jauh lebih pintar dari gua, masih harus berusaha berjuang, gua
sudah bisa bernafas lega. Gua bersyukur akan hal yang telah gua raih
ini. Gua ingat betul ketika Tuhan menunjukkan kebesarannya di titik
terendah gua, tapi bukan berarti gua puas sampai disini, gua masih punya
banyak cita-cita lain yang lebih besar. Begitu sah menjadi
Sarjana nanti, tekad gua adalah berhenti dibiayai oleh orang tua dan
mewujudkan impian-impian gua di atas kekuatan gua sendiri. Gua
kembali tersadar bahwa Tuhan punya rencana misterius. Ketika mendaftar, gua memilih jurusan Akuntansi di
pilihan pertama, yang akhirnya gagal, dan terselamatkan oleh pilihan kedua, yaitu Manajemen. Selain kesukaan gua terhadap Akuntansi, jurusan bokap gua ketika kuliah dulu adalah alasan lain gua memilih jurusan Akuntansi di pilihan
pertama, meskipun gua tahu resikonya besar. Sekarang gua sudah menjadi mahasiswa jurusan Manajemen dan itu artinya sekarang gua gak punya pilihan lain, selain
memanfaatkan kesempatan besar ini dengan berusaha keras.
Comments