Sebuah Loyalitas tanpa Batas
Hari ini tanggal merah dan itu artinya gua gak harus pergi ke sekolah untuk belajar seperti hari-hari biasa, karena hari ini libur. Gua bersyukur atas liburnya hari ini, tapi gua merasa sepertinya gua masih butuh libur lagi di esok hari. Bukan apa-apa, permasalahannya adalah nanti pagi ada siaran langsung Liga Champions Eropa antara AC Milan melawan Tottenham Hotspur dan jika gua bersikeras untuk menyaksikan pertandingan tersebut, yang gua takut adalah keesokan paginya gua bangun telat untuk berangkat ke sekolah atau ngantuk saat belajar di sekolah, itu pasti. Mau gimana lagi? Berhubung gua sudah menjadi milanisti sejak kecil, gua merasa pasti ada yang kurang kalo gak menonton AC Milan bertanding, terutama di Liga Champions, walaupun gua juga jarang menonton Liga Serie A Italia (karena selalu disiarkan tengah malam), tapi setidaknya jangan sampe absen untuk mendukung AC Milan saat berlaga di Liga Champions, karena itu adalah sebagian kecil bukti loyalitas terhadap AC Milan. loyalitas yang sesungguhnya, bukan dadakan seperti berbondong-bondong orang yang heboh ketika Timnas Indonesia berlaga di AFF Cup. Kembali ke AC Milan, gua sangat mengharapkan kemenangan AC Milan pagi nanti di bawah tangan dingin Massimiliano Allegri, karena lawan malam ini, Tottenham Hotspur, merupakan tim yang mulai diperhitungkan, karena ketika bertemu tim besar, tim ini seakan membabi buta, seperti saat melawan Inter Milan, tim satu kota AC Milan, mereka mengungguli pertandingan, tapi sebenarnya mereka adalah tim yang masih labil, buktinya ketika bertemu tim-tim menengah ke bawah, kadang mereka tidak dapat memenangkan pertandingan. Jadi, gua sangat berharap AC Milan sanggup menunjukan kepada dunia pagi nanti bahwa sesungguhnya AC Milan adalah tim legenda dengan prestasi 17 kali menjadi juara Liga Serie A Italia, 5 trofi Copa Italia, 7 trofi Liga Champions Eropa, dan 4 trofi Interkontinental Dunia.
FORZA IL DIAVOLO ROSSO!!!
Comments