Köln
Sepertinya, hidup gua mulai berwarna. Mulai terasa, walaupun gak sepenuhnya semua yang gua mau terkabul, tapi itulah hidup. Kalau hidup gak ada masalah, apa bedanya dengan mati? Selasa kemarin, sepulang sekolah, seperti biasa, gua langsung menuju ke Menteng, untuk kursus bahasa Jerman di Goethe Institut, yang memang jadwalnya rutin setiap hari selasa dan kamis, tapi kali ini sedikit berbeda. Saat dijemput, ternyata bokap gua membawakan sekotak makanan. Bagi gua, itu sudah cukup sampai makan malam, sehingga ketika istirahat, gua pun gak merasa lapar seperti biasanya. Jadi, gua putuskan untuk mengajak salah seorang teman untuk bertanya-tanya tentang program Sommerkurs, yang akan diadakan bulan Juni ini. Gua menanyakan sebuah kota yang bagus untuk edukasi dan tentunya punya banyak hal yang menarik untuk dikunjungi. Sejak dari awal, pilihan gua selalu berubah-ubah, mulai dari Hamburg, Hannover, Bremen, dan sampai akhirnya sekarang gua menemukan kota yang paling pas dengan kriteria yang gua mau, yaitu Köln. Kota yang bagus untuk menuntut ilmu, semua orangnya berbaur (katanya), gak individual seperti di Munich, dan pastinya kota ini punya banyak hal menarik untuk dikunjungi. Tunggu gua, Köln!
Comments