Musik Keras
Entah apa yang mau gua tulis, maaf kalau gak ada intinya, tapi ada satu pertanyaan yang selalu muncul di otak gua, ketika bicara soal musik, "Bermusik itu untuk apa sih? Unjuk skill? Jualan? Idealis? Atau apa?", Gua yakin jawaban setiap musisi pun punya jawaban yang berbeda-beda, itu wajar, karena pada dasarnya, manusia diciptakan berbeda-beda. Yang gua kurang suka itu adalah membanding-bandingkan skill musisi satu dengan musisi lainnya. Misalnya saja, Drummer A bermain lebih baik dari Drummer B, karena Drummer A adalah Drummer Metal dan Drummer B adalah Drummer Punk, tapi Drummer C bermain lebih baik dari Drummer A, karena Drummer C adalah Drummer Jazz. Hey! Pemikiran darimana itu? Musik bukan untuk dibandingkan, musik diciptakan berjuta macam rupanya, supaya terdengar semakin indah dan gak monoton. Jadi untuk apa kita berusaha keras, hanya demi mendapatkan predikat terbaik dari mulut orang lain, tapi kita sendiri gak bisa menikmati itu. Gua rasa, itu gak perlu. Bermusik adalah dari hati dan memang begitu adanya. Sampai saat ini, gua juga gak tahu alasan yang pasti, kenapa gua memilih untuk bermain musik keras, tapi hati gua selalu puas kala mendengarkan musik keras, apalagi kalau memainkannya, tapi mencintai satu genre tanpa meperdulikan genre lainnya adalah kejahatan dalam musik, karena itu sama saja mengkotak-kotakkan musik, atau diskriminasi lebih tepatnya. Jadi, selain musik keras, gua juga sangat menghargai dan bahkan sering mendengarkan musik-musik lain, tapi belum sempat gua perdalam saja. Selain faktor umur yang masih terbilang muda untuk mencari duit, untuk apa menggunakan musik sebagai senjata utama mencari materi, kalau idealisme gak terpuaskan?
Comments